kini merasakan kembali
hembusan nafas yang begitu dekat
sangat dekat dan sungguh jauh
himpunan rindu telah ku rangkum
sedemikian indah penuh kepalsuan
dalam bayang rangkuman kebohongan
bidadari tak terdengar lagi gaungnya
seakan meniadakan gelak tawa
yang dalam bahasa tipu menipu
kamu cantik
penuh dengan kebohongan
matamu lentik terisi rayu palsu
kamu menyenangkan
dibibirmu penuh kelembutan
yang biasa kau jajakan
hanya kata cinta
kau rela persembahkan harammu
hingga menghalalkan
yang semestinya kau tipu
dengan mudah,dengan kebohonganmu
kamu sangat cantik
wahai bidadariku
tak seperti yang ku damba
melebihi yang ku impi
anaphalis javanica
yang orang memuja
hingga luasnya hamparan gunung
mereka sudi mengarunginya
bahkan lebih dari itu
bila kamu ingin tahu
dan ini hadiah rayuan semata
No comments:
Post a Comment